Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perlu Memisahkan Pakaian Sebelum Mencucinya? Ini Kata Ahli

Kompas.com, 21 Februari 2026, 09:10 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mencuci pakaian terlihat sederhana, tapi kebiasaan kecil, seperti memisahkan pakaian terang dan gelap, sering kali dapat menghasilkan cucian yang berbeda. 

Selama ini, memisahkan antara pakaian putih dan berwarna dapat menghindari pakaian terkena lunturan warna. 

Baca juga: Jangan Asal, Ini Suhu Air yang Tepat untuk Mencuci Pakaian Putih 

Tak heran, bila langkah ini wajib dilakukan sebelum mencuci pakaian

Dikutip dari Real Simple, Sabtu (21/2/2026), berikut sejumlah alasan perlu memisahkan pakaian sebelum mencuci. 

Memisahkan pakaian dapat memperpanjang masa pakai

Ilustrasi mencuci pakaian dengan mesin cuci.SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIO Ilustrasi mencuci pakaian dengan mesin cuci.
Memisahkan cucian berdasarkan warna, jenis kain, dan tingkat kekotoran dapat membantu memperpanjang umur pakaian.

Meski melewatkan penyortiran tidak serta-merta membuat pakaian rusak, hasil cucian akan jauh lebih baik jika pakaian putih dan berwarna dipisahkan sebelum dicuci.

“Kamu akan melihat pakaian tampak lebih baru dan tahan lama, terutama saat mencuci dengan air dingin,” kata Jessica Zinna, Ilmuwan senior P&G di Tide. 

Zinna menyarankan meluangkan sedikit waktu memisahkan cucian sebisa mungkin agar mendapatkan hasil dan tampilan terbaik pada pakaian. 

Baca juga: Catat, Ini Waktu Terbaik Mencuci Pakaian untuk Hemat Tagihan Energi

Menghindari transfer warna

Selanjutnya, alasan perlu memisahkan pakaian sebelum mencuci adalah mencegah luntaran warna menempel pada pakaian putih.

Mary Gagliardi, ilmuwan dan ahli kebersihan internal Clorox, mengatakan memilah cucian sebelum mencuci merupakan strategi tepat untuk mendapatkan hasil cucian yang baik.

Mencuci pakaian berwarna gelap dan terang secara bersamaan akan menyebabkan perpindahan warna yang terlihat. 

Mencegah pakaian kusam

Terakhir, alasan perlu memisahkan pakaian sebelum mencuci adalah mencegah pakaian kusam. 

Jika kamu hanya mencuci pakaian berwarna gelap, seperti celana jeans biru, denim hitam, kaus kaki hitam, atau kemeja biru tua dalam satu kali cucian, kamu tidak pernah tahu apakah sedikit warna akan luntur saat dicuci dan berpindah ke pakaian lain. 

Namun, ketika pakaian berwarna terang ikut dicampurkan, warna yang menempel tidak dapat tersamarkan.

Akibatnya, pakaian terlihat kusam, lebih cepat rusak, digunakan sebagai kain lap, bahkan dibuang. 

Baca juga: 6 Dampak Buruk Mencuci Pakaian dengan Air Sadah 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau