Penulis
KOMPAS.com - Gelandang kreatif asal Portugal, Bernardo Silva, dikabarkan telah mengambil keputusan bulat untuk mengakhiri masa baktinya bersama raksasa Inggris, Manchester City.
Klub Liga Italia (Serie A), Juventus, kini muncul sebagai salah satu kandidat terkuat untuk menampung Bernardo Silva.
Kabar kepergian Bernardo Silva pertama kali diembuskan oleh media Portugal, A Bola.
Bernardo dilaporkan enggan menandatangani kontrak baru di Etihad Stadium karena ingin mencari tantangan di liga yang berbeda.
Situasi ini pun memicu pergerakan masif di bursa transfer musim panas, di mana Juventus dan Barcelona saling sikut untuk mendapatkan tanda tangan sang pemain.
Baca juga: Juventus Butuh Striker, Lewandowski Disebut Sempurna buat Si Nyonya
Selama sembilan tahun membela Man City, Silva telah meraih segalanya, termasuk gelar treble dan empat trofi liga berturut-turut.
Namun, ia mengakui bahwa faktor gaya hidup dan budaya menjadi pertimbangan utama baginya untuk pindah ke wilayah Eropa yang lebih selatan.
Hal ini memperkuat peluang klub-klub dari Liga Italia atau Spanyol untuk memboyongnya.
Dalam wawancara di podcast resmi Manchester City, Silva mengungkapkan kecintaannya pada klub namun mengakui ada sisi lain dalam hidupnya yang kurang ideal di Inggris.
“Saya memiliki dua sisi kehidupan; saya memiliki sisi sepak bola dalam hidup saya, sisi profesional dalam hidup saya, dan kemudian kehidupan saya di rumah, di mana istri dan putri saya saat ini sangat, sangat penting bagi saya,” kata Silva dikutip dari Football Italia, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan bahwa perbedaan cuaca dan budaya sangat memengaruhi keputusannya.
Baca juga: Sorotan Legenda Juventus Soal Como dalam Persaingan ke Liga Champions
“Secara budaya, bahasa Portugis dan Inggris sangat berbeda; cuacanya sangat berbeda, makanannya sangat berbeda, cara hidup tidak jauh berbeda, tetapi sedikit berbeda,” lanjutnya.
Wasit asal Portugal, Joao Pinheiro, menunjukkan kartu merah kepada bek Juventus, Lloyd Kelly (kiri), pada laga leg kedua babak play-off babak gugur Liga Champions UEFA antara Juventus FC dan Galatasaray SK di stadion Allianz di Turin, pada 25 Februari 2026.Meskipun Barcelona disebut-sebut sebagai destinasi favorit karena gaya mainnya yang cocok dengan pola Blaugrana, Juventus tidak tinggal diam.
Si Nyonya Tua dilaporkan siap memberikan kontrak berdurasi tiga tahun dengan tawaran gaji mencapai 7 juta hingga 8 juta euro (setara Rp 136,7-156,2 miliar) per musim agar Silva bersedia mencicipi atmosfer Serie A.
Silva sendiri tak menampik bahwa ia sangat mencintai atmosfer profesional di Man City.
Baca juga: Kata Pakar Wasit Italia soal Drama Handball Jay Idzes Saat Lawan Juventus
Namun kerinduannya akan kampung halaman atau lingkungan yang lebih dekat dengan budaya asalnya sangat kuat.
“Saya selalu bercanda dan mengatakan bahwa jika Manchester City berlokasi sedikit lebih ke selatan Eropa, saya akan tetap di sini sampai orang-orang mengusir saya dari klub,” lanjutnya.
“Tapi jika Manchester City berada di Lisbon, saya akan tinggal di sana sampai usia 40 tahun,” tutup Bernardo Silva
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang