Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelek Mobil Cuil: Apakah Bisa Diperbaiki dengan Metode Tambah Daging?

Kompas.com, 26 Februari 2026, 08:22 WIB
Gilang Satria,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Selain peang dan retak, salah satu kerusakan pelek mobil yang cukup sering terjadi adalah cuil atau rompal pada sebagian bibirnya.

Kondisi ini umumnya muncul akibat gesekan dengan trotoar, menghantam batu, atau benturan keras di area tepi pelek.

Baca juga: Jaecoo Perkuat Pasar Jakarta Barat Lewat Diler 3S Kebon Jeruk

Dalam banyak kasus, pelek cuil dapat diperbaiki dengan metode tambah daging.

Toko dan servis pelek mobil HWS WheelKOMPAS.com/Gilang Toko dan servis pelek mobil HWS Wheel

Teknik ini dilakukan dengan menambahkan material melalui proses pengelasan pada bagian yang tergerus, lalu dibentuk ulang agar kembali presisi seperti semula.

Namun demikian, Runang dari HWS Wheel, Car Part & Accessories di kawasan H. Nawi, Jakarta Selatan, menegaskan bahwa tidak semua pelek bisa atau sulit diperbaiki dengan metode tersebut.

"Karena itu, ada yang bisa diperbaiki dan ada yang tidak," kata Runang kepada Kompas.com, yang ditemui di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Baca juga: Alva Garap Pasar B2B, Siap Percepat Transisi Motor Listrik

"Contohnya yang cukup sulit adalah pelek berbahan magnesium. Ada yang tidak bisa dilas, meski ada juga bengkel yang memiliki mesin dan mampu mengerjakannya," ujarnya.

pelek mobilkompas.com/nanda pelek mobil

Runang menjelaskan keberhasilan metode tambah daging sangat bergantung pada material pelek.

Baca juga: Cara Membaca Ukuran Pelek Mobil agar Tidak Salah Pilih

Sebagian besar pelek mobil penumpang berbahan alloy atau campuran aluminium, yang relatif masih memungkinkan untuk dilas dan dibentuk ulang.

Adapun magnesium, merupakan jenis metal yang memiliki sifat material yang lebih sensitif sehingga proses perbaikannya lebih kompleks.

Selain itu, tidak semua bengkel memiliki peralatan serta keahlian khusus untuk menangani jenis material tertentu.

"Jadi belum tentu semua pelek bisa dilakukan tambah daging. Bahan-bahan tertentu memang ada yang tidak bisa diperbaiki dengan cara tersebut,” ujar Runang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau