Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aprilia Bebaskan Bezzecchi dan Martin Bertarung hingga Akhir

Kompas.com, 1 April 2026, 10:42 WIB
Gilang Satria,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

Sumber Crash

JAKARTA, KOMPAS.com – CEO Aprilia, Massimo Rivola, menegaskan bahwa Marco Bezzecchi dan Jorge Martin tetap bebas bersaing dalam perebutan gelar MotoGP 2026.

Rivola menyebut, kedua pebalapnya diizinkan bertarung hingga secara matematis salah satu tidak lagi berpeluang menjadi juara. Tim tidak akan membatasi persaingan di antara keduanya.

Baca juga: Masyarakat Jangan Dibebani Kenaikan Tarif Angkutan Umum

“Tidak ada keputusan yang dibuat terkait susunan pebalap,” kata Rivola, dikutip dari Crash, Rabu (1/4/2026).

Jorge Martin saat berlaga pada MotoGP Ceko 2025Kompas.com/Donny Jorge Martin saat berlaga pada MotoGP Ceko 2025

“Keduanya bebas balapan sampai secara matematis salah satu tersingkir. Yang terpenting adalah ada rasa hormat di lintasan, dalam hal ini, kami sangat jelas,” ujarnya.

Situasi ini mengingatkan pada pengalaman Ducati pada musim 2024. Saat itu, Martin tetap bersaing memperebutkan gelar meski sudah dipastikan akan meninggalkan tim.

Baca juga: Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi, Ini Aturannya

Ducati bahkan memilih tidak menggunakan komponen baru agar tidak menimbulkan ketimpangan di antara para pebalapnya.

Aprilia MotoGP 2026crash.net Aprilia MotoGP 2026

Pengalaman tersebut bisa menjadi pelajaran bagi Aprilia untuk menjaga persaingan tetap sehat tanpa menimbulkan konflik internal.

Seperti diketahui, Aprilia tampil impresif pada awal musim 2026. Bezzecchi bahkan memenangi tiga seri pembuka secara beruntun.

Catatan tersebut memperpanjang tren positif Bezzeecchi menjadi lima kemenangan beruntun sejak akhir musim lalu. Ia juga mencatat rekor baru dengan memimpin selama 121 lap grand prix secara berturut-turut.

Baca juga: Sejarah Transmisi Otomatis, Ditemukan Lebih dari 100 Tahun Lalu

Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing di MotoGP IndonesiaKOMPAS.com/FATHAN Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing di MotoGP Indonesia

Saat ini Bezzecchi hanya unggul empat poin dari Martin, yang mulai bangkit setelah sempat dilanda cedera pada musim sebelumnya.

Pada awal musim 2026, Martin sempat absen pada tes pramusim karena menjalani operasi. Kini Juara Dunia MotoGP 2024 itu mulai bangkit.

Performanya meningkat dengan finis keempat di MootGP Thailand, kedua di MotoGP Brasil, serta kembali menjadi runner up di seri Amerika Serikat setelah memenangi sprint race.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau