Trump Rilis Aplikasi "The White House", Langsung Tuai Kritik

Kompas.com, 30 Maret 2026, 11:02 WIB
Bill Clinten,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

Sumber Mashable

KOMPAS.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS), melalui Gedung Putih, resmi meluncurkan aplikasi mobile yang memungkinkan publik mengikuti aktivitas Presiden AS Donald Trump dan pemerintahannya secara langsung dari ponsel.

Aplikasi dengan nama "The White House" yang diumumkan pada Jumat (27/3/2026) waktu setempat AS ini menghadirkan berbagai fitur.

Di antaranya seperti siaran langsung (live streaming), pembaruan berita resmi, hingga akses kebijakan pemerintah secara real-time.

Dalam keterangan resminya, Gedung Putih menyebut aplikasi ini dirancang untuk memberikan akses langsung kepada masyarakat terhadap informasi pemerintah tanpa perantara atau pihak ketiga.

“Dari Oval Office langsung ke ponsel Anda, aplikasi resmi The White House adalah cara tercepat dan paling kuat untuk tetap terinformasi dan terhubung dengan pemerintahan,” tulis pihak Gedung Putih.

Baca juga: Momen Tak Biasa di Gedung Putih, Melania Trump Jalan Bareng Robot

Secara tampilan, aplikasi ini pada dasarnya merupakan versi mobile dari situs resmi Gedung Putih. Namun, aplikasi ini dibekali dengan sejumlah fitur tambahan, yaitu meliputi:

  • Menerima notifikasi berita penting terkait kebijakan dan keputusan presiden
  • Menonton siaran langsung konferensi pers, pidato, dan acara resmi
  • Mengakses galeri media berisi foto dan video
  • Membaca rilis pers dan pengumuman resmi
  • Mengirim masukan langsung ke pemerintah

Selain itu, tersedia pula fitur yang menampilkan informasi harga barang kebutuhan (affordability) dan layanan berlangganan newsletter resmi.

Aplikasi ini juga memuat tautan ke layanan pelaporan milik U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) alias lembaga penegak hukum federal di AS yang melibatkan imigrasi dan bea cukai.

Fitur tersebut mengarahkan pengguna ke halaman resmi ICE untuk melaporkan dugaan pelanggaran imigrasi.

Pengguna juga bisa “mengirim pesan” ke Presiden AS Donald Trump, meski fitur ini hanya mengarah ke formulir kontak resmi.

Saat ini, aplikasi resmi The White House sudah tersedia dan bisa diunduh melalui toko aplikasi iOS Apple App Store atau Android Google Play Store.

Baca juga: Trump Libatkan Bos Facebook dan CEO Nvidia dalam Panel Penasihat AI AS

Tuai kritik

Ilustrasi aplikasi resmi Gedung Putih.White House Ilustrasi aplikasi resmi Gedung Putih.

Meski terlihat praktis bisa langsung dapat informasi langsung dari pemerintah AS, aplikasi The White House disebut memiliki isu terkait privasi dan keamanan data pengguna.

Sebuah laporan dari akun X (dahulu Twitter) @DiligentDenizen menyebut bahwa aplikasi ini meminta berbagai izin sensitif, seperti akses lokasi presisi, jaringan perangkat, hingga data biometrik seperti sidik jari.

Satu pengguna bernama @Thereallo1026 juga melakukan analisis independen terhadap aplikasi The White House.

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau