Penulis
KOMPAS.com - Dua bos teknologi, Mark Zuckerberg dan Elon Musk kerap tampak tak akur selama ini. Bahkan, beberapa tahun lalu, mereka hampir naik ring untuk duel.
Namuh, belakangan, sebuah dokumen menunjukkan bahwa hubungan keduanya tampaknya sudah cair. Sebab, Elon Musk diam-diam pernah menghasut Zuckerberg untuk membeli OpenAI.
Hal ini terungkap dari sebuah dokumen pengadilan yang diajukan 27 Maret lalu. Dokumen itu menyebut bahwa awal tahun 2025, Musk pernah mengajak Zuck untuk membeli OpenAI.
Bermula dari sebuah pesan teks dari Zuck yang tertulis dikirim pada 3 Februari 2025. Intinya, Bos Meta itu memberikan dukungan terhadap kerja Musk saat memimpin Departemen Efisiensi (Department of Government Efficiency) alias DOGE.
Baca juga: Elon Musk Ramal AI Bakal Lampaui Kecerdasan Manusia 3 Tahun Lagi
Kalau itu, jabatan Musk di DOGE sejatinya mulai goyah hingga akhirnya ia dilaporkan mundur pada Mei 2025.
"Sepertinya DOGE bikin kemajuan," tulis Zuck kepada Musk.
"Saya memerintahkan tim saya untuk mencermati dan menindak tegas konten yang melakukan doxxing atau mengancam timmu (di DOGE)," imbuh Zuck.
Pesan manis itu kemudian direspons dengan tanda hati untuk menunjukkan bahwa Musk menyukai pesan dari Zuck.
Namun, pembahasan soal DOGE itu kemudian berbelok. Musk langsung bertanya ke Zuckerberg "apakah kamu terbuka buat menawar OpenAI denganku dan pihak lainnya?"
Zuck pun membalas dengan jawaban ingin mendiskusikannya langsung. Oleh karena itu, Musk berjanji untuk menghubunginya keesokan harinya.
Dokumen lain soal kasus yang sama, juga pernah mengungkap upaya serupa. Musk dilaporkan pernah mengundang Zuck untuk bergabung membeli aset OpenAI. Namun, Zuck disebut tidak pernah menandatangani penawaran itu, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Times of India.
Berdasarkan dokumen tertulis yang diajukan OpenAI ke pengadilan, pada 21 Agustus 2025, Musk mengidentifikasikan Zuck sebagai pihak yang ia ajak berkomunikasi terkait Letter of Intent (LOI) atau surat pernyataan keseriusan terkait "potensi pembiayaan atau investasi" di OpenAI. Namun, lagi-lagi dokumen itu juga tidak ditandatangani Zuckerberg atau pihak Meta.
Baca juga: Elon Musk Divonis Bohongi Investor Twitter, Denda Fantastis Menanti
CEO OpenAI Sam Altman (kiri) dan Pemilik X/Twitter Elon Musk (kanan).Beberapa tahun terakhir, Musk memang berperkara dengan OpenAI, perusahaan yang pernah melibatkannya di awal perintisan.
Tahun 2024 misalnya. Musk menggugat co-founder OpenAI, yakni Sam Altman dan Greg Brockman, serta entitas afiliasinya karena dianggap berkhianat.