Penulis
KOMPAS.com - Sabun cuci piring diperuntukkan untuk mencuci piring, peralatan makan, hingga peralatan masak.
Namun, tak jarang, sabun cuci piring sering digunakan untuk membersihkan beberapa barang serta permukaan di rumah, seperti area sekitar wastafel, meja, hingga lantai.
Baca juga: Cara Membersihkan Kaca dengan Sabun Cuci Piring hingga Kinclong
Akan tetapi, sebetulnya, tidak semua barang dan permukaan bisa dibersihkan dengan sabun cuci piring karena bisa merusaknya.
Nah, dilansir dari Martha Stewart, Selasa (23/12/2025), pakar kebersihan membagikan beberapa barang yang tidak boleh dibersihkan dengan sabun cuci piring.
Ilustrasi ruang tamu, ilustrasi furnitur di ruang tamu. Detergen kuat dalam sabun cuci piring dapat menghilangkan minyak alami yang melindungi permukaan kayu sehingga menghasilkan permukaan kering dan kusam.
Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan kayu retak, melengkung, atau kehilangan kilau, dan dapat meninggalkan residu yang sulit dihilangkan yang menyebabkan perubahan warna.
"Sekitar sebulan sekali, saya menggunakan sedikit pemoles kayu pada kain bersih hanya untuk menjaga agar tetap terlihat bagus dan melindungi permukaannya," kata Stephanie Phillips, profesional kebersihan dan pemilik Phillips Commercial and Residential Cleaning Service di Nashville, TN.
Namun, Philips juga akan menghindari penggunaan sabun cuci piring pada permukaan kayu apa pun.
"Saya juga mendorong klien saya untuk menutupi meja makan kayu mereka saat makan untuk menghindari perlunya penggosokan yang serius," ucapnya.
Baca juga: Jangan Mencuci Pakaian dengan Sabun Cuci Piring, Ini Dampaknya
Selanjutnya, barang yang tidak boleh dibersihkan dengan sabun cuci piring adalah berbahan kulit. Kulit adalah bahan sensitif dan membutuhkan perawatan khusus.
Sabun cuci piring memang bagus untuk menghilangkan noda minyak dan lemak, tetapi untuk kulit, ini bisa merusak minyak yang membentuk lapisan pelindungnya. Tentu saja, ini bukan sesuatu yang kamu inginkan.
Emolien sangat penting untuk kulit yang lembut dan terawat baik serta sabun cuci piring dapat menyebabkan kulit menjadi kering, rapuh, atau retak.
"Saya selalu menyimpan pembersih khusus untuk kulit dan selalu menggunakan kondisioner setelah membersihkan," kata Phillips.
Ilustrasi karpet