KOMPAS.com - Menggunakan pot tanah liat untuk menanam tanaman memiliki keunggulan tersendiri dibanding pot plastik.
Pot tanah liat memiliki tampilan naturalyang dapat menyatu dengan tanaman, menambah dekorasi alami, serta ramah lingkungan.
Baca juga: Jangan Tanam 4 Jenis Tanaman Ini di Pot Tanah Liat, Ini Alasannya
Selain itu, materialnya bersifat berpori yang memungkinkan sirkulasi udara dan drainase air berjalan lancar sehingga tidak terjadi pengendapan air yang dapat menyebabkan akar tanaman mudah membusuk.
Namun, pot tanah liat lebih rentan terhadap perubahan suhu dan keretakan sehingga perlu menanganinya dengan hati-hati.
Meski demikian, tidak perlu khawatir jika pot tanah liat retak, pecah, atau hancur. Sebab, pot yang pecah masih bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan di rumah.
Dilansir dari House Digest, Rabu (14/1/2026), berikut sejumlah ide memanfaatkan pot tanah liat yang pecah.
Ilustrasi pot tanah liat.Tembok yang dipoles semen sering kali terlihat polos dan monoton. Pecahan pot tanah liat berwarna terakota dapat dimanfaatkan untuk menciptakan tampilan lebih menarik.
Cara penggunaannya cukup sederhana. Aplikasikan mortar untuk menempelkan potongan pot tanah liat ke permukaan dinding, lalu susun sesuai dengan luas area yang ingin dihias.
Jika memungkinkan, kamu bisa mengecat pecahan pot agar tampil lebih berwarna-warni. Setelah itu, biarkan hingga kering untuk mendapatkan tampilan dinding yang lebih menarik, terutama jika dimanfaatkan sebagai tempat menggantung tanaman hias rambat.
Baca juga: 10 Tanaman Sayur yang Dapat Ditanam dan Tumbuh Subur di Pot
Selanjutnya, ide memanfaatkan pot tanah liat yang retak adalah membuat jalan setapak yang menghubungkan rumah dengan halaman belakang, terutama jika memiliki pecahan pot dalam jumlah banyak.
Caranya, siapkan dan batasi area yang akan dijadikan jalan setapak, lalu tambahkan lapisan dasar berupa batu. Kumpulkan pecahan pot dan sebarkan secara merata di atas area tersebut.
Meski tidak umum dilakukan, cara ini cukup efektif mengurangi limbah pecahan pot, terutama jika jumlahnya terbatas.
Gunakan spidol permanen untuk melabeli nama tanaman, lalu letakkan atau tancapkan pecahan pot di sekitar tanaman.
Cara ini juga dapat dimanfaatkan untuk menuliskan informasi tambahan yang berguna bagi perawatan tanaman.
Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Paling Cocok untuk Pot Gantung