Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kucing Suka Menatap ke Arah Dinding, Apa Artinya?

Kompas.com, 9 Maret 2026, 14:08 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Kucing dikenal sebagai hewan peliharaan yang penuh misteri dan memiliki perilaku unik. 

Salah satu kebiasaan kucing yang sering membuat bingung pemiliknya adalah saat kucing tiba-tiba menatap kosong ke arah dinding. 

Sekilas mungkin terlihat seperti kucing sedang menatap sesuatu yang tak kasat mata, tetapi sebenarnya ada penjelasan ilmiah yang logis dan alami di balik kebiasaan ini. 

Melansir The Spruce Pets, berikut adalah beberapa alasan kucing menatap dinding.

Baca juga: Mengapa Kucing Suka Minum Air Toilet?

Mungkin melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat manusia

Kucing memiliki sistem penglihatan yang sangat tajam, terutama dalam kondisi cahaya redup. 

Meskipun kucing tidak dapat melihat warna secara jelas karena jumlah kerucut di retinanya lebih sedikit, kucing memiliki jumlah batang mata yang jauh lebih banyak. Batang ini berfungsi untuk mendeteksi gerakan dan membantu penglihatan dalam gelap.

Selain itu, kucing memiliki bidang penglihatan sekitar 200 derajat, sementara manusia hanya 180 derajat. Ini artinya, kucing bisa melihat lebih luas tanpa harus menggerakkan kepala. 

Dengan kemampuan ini, kucing mungkin memperhatikan gerakan kecil seperti serangga yang merayap, debu yang melayang di udara, atau pantulan cahaya di dinding yang tidak bisa terlihat oleh mata manusia.

Baca juga: Jangan Biarkan Kucing Minum Air di Toilet, Ini Bahayanya

Kemampuan kucing dalam menangkap gerakan kecil sering kali membuat pemiliknya salah sangka dan mengira bahwa kucing sedang menatap kosong. Padahal, kucing sebenarnya sedang fokus mengamati sesuatu yang menarik perhatian mereka.

Mengingat suatu peristiwa 

Tidak banyak yang tahu bahwa kucing memiliki kemampuan memori yang cukup kompleks, termasuk ingatan episodik. 

Ingatan jenis ini memungkinkan kucing untuk mengingat peristiwa atau pengalaman tertentu yang berkaitan dengan waktu dan tempat. 

Misalnya, jika pada suatu waktu ada sinar matahari yang memantul di dinding atau ada bayangan bergerak yang menarik perhatian kucing, kucing bisa saja mengingat hal itu dan kembali menunggu fenomena yang sama terjadi lagi.

Baca juga: Benarkah Semua Kucing Calico Betina?

Jadi, saat kucing menatap dinding di waktu yang sama setiap harinya, bisa jadi kucing sedang menunggu terjadinya kembali peristiwa menarik yang pernah mereka alami sebelumnya di lokasi tersebut.

Mendengar suara dari dinding 

Selain penglihatan, pendengaran kucing juga luar biasa tajam. Kucing mampu mendeteksi suara dengan frekuensi tinggi yang sama sekali tidak terdengar oleh telinga manusia. 

Kucing bisa mendengar suara air mengalir di dalam pipa, dengungan listrik dari kabel di dinding, hingga gesekan kecil yang terjadi di balik tembok.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau