Penulis
Kenapa Air Hujan Bisa Mengandung Mikroplastik?"Air hujan adalah yang terbaik, karena bahkan mungkin mengandung beberapa nutrisi dari petir. Lebih berkelanjutan, tidak mengandung garam, tidak mengandung bahan kimia," imbuhnya.
Jika kamu memiliki atap logam atau atap aspal yang tidak baru dipasang, kata Wilber, dapat memasang sistem pengumpulan seperti tong air hujan untuk menampung air yang kemudian dapat digunakan untuk menyiram tanaman hias.
Air hujan juga diperlukan untuk menjaga kesehatan tanaman karnivora, seperti venus flytrap, tanaman kantong semar, sundew, dan butterwort.
Baca juga: 6 Tanda Tanaman Hias Rusak karena Angin dan Cara Mengatasinya
Terakhir, air terbaik untuk menyiram tanaman hias agar tumbuh subur adalah air yang dilunakkan.
Jika rumah tangga memiliki air sadah—yang mengandung kadar mineral lebih tinggi, seperti kalsium dan magnesium—kamu dapat menggunakan pelunak air untuk menghilangkan sebagian mineral tersebut sebelum mencapai keran.
Namun, baik air sadah yang kaya mineral maupun air yang dilunakkan, yang mengandung kadar garam lebih tinggi, dapat berbahaya bagi tanaman hias jika mineral atau garam tersebut dibiarkan menumpuk di tanah.
"Tanda-tanda penumpukan garam, baik itu dari air maupun pupuk, dapat berupa kabut putih di permukaan tanah atau muncul melalui pot terakota," ujar Wilber.
Jika melihat ini pada tanaman, terutama jika kamu belum memupuk akhir-akhir ini, mungkin ingin memindahkan tanaman ke pot baru dengan tanah segar dan mempertimbangkan menggunakan air hujan atau air suling pada tanaman hias.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang