Untuk menggunakannya ikuti petunjuk berikut ini.
1. Isi ember besar dengan air panas sekitar 3,7 liter dan tambahkan pembersih serbaguna yang disarankan sesuai petunjuk pada label, biasanya sekitar satu ons atau 28 gram.
2. Rendam sikat kloset dan tempatnya kurang-lebih dua jam.
3. Gunakan sarung tangan karet untuk mengambil barang-barang tersebut dan bilas di bawah air panas.
4. Keringkan dengan kain mikrofiber atau biarkan mengering dengan sendirinya.;
Sama dengan sikat gigi, bulu nilon pada sikat akan aus dan pipih seiring pemakaian. Jika tidak segera diganti, sikat kloset yang berubah bentuk dapat meninggalkan goresan di dalam mangkuk kloset, menyebabkan lebih banyak bakteri dan noda air keras.
Karena itu, ganti sikat kloset di rumah setiap enam bulan atau ketika bulunya pipih, rapuh, berubah warna, atau berbau.
Baca juga: Ilmuwan Ungkap Sarung Bantal Lebih Kotor daripada Dudukan Kloset
Untuk sikat lebih awet, pilih sikat dengan dengan bulu silikon lebih tahan lama dan dapat bertahan hingga satu tahun. Namun, jika kepala sikat rusak atau longgar, gantilah lebih cepat.
Selain itu, sikat kloset akan lebih awet dan tetap mempertahankan bentuknya jika disimpan pada tempat yang digantung.
Cara ini membuat bulu sikat tkloset idak terus-menerus menekan bagian dasar wadah sehingga tidak mudah menjadi pipih.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang