Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Lemari Dapur Laminasi agar Tampak Baru dan Awet

Kompas.com, 17 Maret 2026, 13:57 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kabinet atau lemari dapur laminasi memang praktis, terjangkau, dan tahan lama, tetapi cara membersihkan yang keliru bisa membuat permukaannya cepat rusak.

Menggosok terlalu keras atau menggunakan produk tidak tepat dapat menyebabkan lemari dapur laminasi tergores, terkelupas, serta tampilannya kusam. 

Baca juga: Meski Terlihat Rapi, 7 Barang Ini Tidak Boleh Disimpan di Lemari Dapur 

Karena itu, penting mengetahui cara membersihkan lemari dapur laminasi yang benar agar tetap berumur panjang dan terlihat seperti baru.

Ryan Knoll, pakar kebersihan dan pemilik Tidy Casa dan Marisol Rivera, petugas kebersihan profesional di Sparkly Maid Austin, membagikan sejumlah cara membersihkan lemari dapur laminasi yang tepat sekaligus kesalahan bersih-bersih yang harus dihindari seperti dikutip dari Martha Stewart, Selasa (17/3/2026). 

Cara membersihkan lemari dapur laminasi dengan sabun

Ilustrasi lemari dapur dengan warna biru dongker.Unsplash/lotusdnp Ilustrasi lemari dapur dengan warna biru dongker.
Bahan pertama untuk membersihkan lemari dapur laminasi adalah sabun. Berikut langkah-langkahnya.

1. Gunakan kain lap kering untuk membersihkan debu sekaligus mencegah kotoran tergosok dan menempel pada permukaan lemari berlaminasi.

2. Selanjutnya, basahi kain mikrofiber dengan air hangat secukupnya, tidak perlu terlalu membasahinya dan tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring di atasnya.

3. Sekakan kain mikrofiber ke permukaan lemari dapur laminasi, gosok searah dengan serat kayu untuk membantu mencegah goresan. 

Baca juga: 3 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Kotoran dari Lemari Dapur 

4. Setelah dibersihkan, bilas dengan kain mikrofiber lembap yang baru. Usap lemari dapur  searah dengan serat untuk menghilangkan sisa residu sabun yang menempel.

5. Terakhir, gunakan handuk lembut untuk mengeringkan kabinet secara perlahan. Pastikan lemari dapur laminasi kering secara rata, termasuk sambungan dan tepinya untuk mencegah gelembung.

Cara membersihkan lemari dapur laminasi dengan cuka

Selanjutnya, cara membersihkan lemari dapur laminasi adalah menggunakan cuka. 

"Meski efektif membersihkan, cuka mengandung asam cukup kuat sehingga tidak boleh digunakan berlebihan karena dapat membuat sambungan dan tepian lemari menggelembung,” jelas Knoll.

Daripada menggunakannya sebagai pembersih rutin mingguan, lebih baik gunakan metode cuka hanya saat lemari sangat berminyak. Ikuti petunjuk berikut ini.

1. Campurkan cuka dan air dengan perbandingan sama ke dalam botol semprot kosong.

2. Semprotkan campuran tersebut secara perlahan ke kain mikrofiber yang bersih.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau