Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menjaga Air Kloset Tidak Berbau dan Tetap Bersih

Kompas.com, 26 Maret 2026, 09:48 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Menjaga kamar mandi tetap segar tidak selalu mudah. Ada banyak produk khusus untuk menjaga kamar mandi tetap harum sepanjang hari, dari semprotan penghilang bau, pengharum ruangan, penyerap bau, hingga penyegar udara.

Produk-produk ini efektif dalam jangka pendek, tetapi tidak mengatasi akar masalahnya. 

Baca juga: Tak Perlu Bahan Kimia, 5 Cara Alami Bikin Kamar Mandi Beraroma Segar

Maka itu, kamu perlu berfokus pada penghilangan bau dari sumbernya daripada menutupinya. Karena tangki kloset menyediakan air bersih setiap kali kamu menyiram, itu adalah tempat terbaik untuk memulai agar baunya lebih segar.

Bagian kamar mandi ini sering diabaikan saat membersihkan kamar mandi, tetapi jamur, lumut, dan endapan mineral dapat menumpuk di tangki serta menyebabkan bau tidak sedap.

Ada banyak cara menambahkan produk ke tangki kloset agar baunya lebih baik, tetapi tidak semuanya aman. 

Nah, dilansir dari Southern Living, Kamis (26/3/2026), berikut beberapa cara menjaga air kloset tidak berbau.

Bersihkan kloset secara teratur

Ilustrasi kloset.Unsplash/3dottawa Ilustrasi kloset.
Jangan abaikan tangki kloset selama rutinitas pembersihan bulanan. Pembersihan teratur dapat membantu mencegah penumpukan bau.

Selain membersihkan tangki kloset, bersihkan kamar mandi dan kloset secara menyeluruh serta teratur. Pastikan membersihkan bagian bawah pinggiran saat membersihkan mangkuk kloset karena di situlah banyak kuman penyebab bau bersembunyi dan jamur dapat tumbuh.

Jangan lupa membersihkan juga sisi-sisi kloset dan lantai di sekitarnya. 

Baca juga: Cara Membersihkan Sikat Kloset agar Bebas Bakteri dan Bau 

Merawat tangki kloset 

Selanjutnya, cara menjaga air kloset tidak berbau adalah merawat tangki kloset. Karena tangki menyimpan air bersih untuk kloset, penting mengatasi bakteri penyebab bau.

Perawatan rutin dengan beberapa barang yang mungkin sudah kamu miliki dapat menjaga tangki kloset tetap berbau segar.

Cuka sangat efektif menetralkan bau di tangki toilet kloset serta memecah endapan mineral yang dapat menyebabkan bau menetap.

Sekitar sebulan sekali, tambahkan 230 mililiter cuka ke dalam tangki kloset dan biarkan semalaman. Siram kloset pada pagi hari untuk membilasnya. Ini juga menjaga kloset tetap berfungsi dengan lancar. 

Baking soda adalah cara mudah dan aman untuk memecah endapan serta menetralkan bau di kamar mandi dan sangat bagus untuk membersihkan kloset.

Baking soda juga dapat menyegarkan tangki kloset meski tidak sesederhana metode cuka. Berikut cara menggunakannya. 

Baca juga: 5 Alasan Harus Menutup Kloset Duduk Saat Tidak Digunakan 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau