Untuk mencegah tersangkut dan kerusakan yang tidak diinginkan, pastikan selalu menggunakan kantong cucian saat mencuci sarung bantal sutra, baju, syal, dan pakaian berbahan sutra lainnya di mesin cuci.
Baca juga: Berapa Lama Cucian Basah Boleh Dibiarkan di Mesin Cuci? Ini Dampaknya
Pakaian olaharga, seperti celana yoga, bra olahraga, pakaian renang, atau celana pendek lari, juga menjadi kain yang sebaiknya dimasukkan ke kantong cucian saat mencuc.
Umumnya, pakaian olahraga ini terbuat dari bahan sintetis berteknologi tinggi yang cenderung mudah tersangkut dengan pakaian lain atau bagian yang kasar di dalam tabung mesin cuci.
Untuk mencegah hal ini, sebaiknya masukkan pakaian olahraga ke kantong cucian selain membantu melindungi elastisitas pakaian.
Pakaian dalam dan pakaian halus serta ringan lain cenderung lebih cepat rusak oleh pakaian lain, terutama jika tidak dipisahkan selama dicuci.
Jika memiliki mesin cuci dengan pengaduk (agitator) di tengah yang umumnya ditemukan di mesin cuci bukaan atas, pakaian dalam cenderung lebih mudah terpelintir dan tertarik di dalam tabung mesin cuci.
Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya masukkan pakaian dalam ke kantong cucian jaring untuk melindunginya dari sobekan, tarikan, atau peregangan selama pencucian.
Baca juga: 4 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Atas Mesin Cuci, Bahaya!
Jenis pakaian lain yang perlu dimasukkan ke kantong cuaian adalah kemeja rajut atau sweater rajut.
Bahan tersebut lebih mudah tersangkut dan tertarik jika dicuci bersamaan dengan pakaian lain. Hal yang sama juga berlaku untuk kain tenun yang memiliki tenunan atau benang yang longgar.
Ilustrasi pakaian bayi.Hal ini karena jenis pakaian ini akan mudah hilang dan dapat menyumbat mesin cuci.
Untuk itu, setelah dibersihkan dari noda, sebaiknya pisahkan cucian berdasarkan kaus kaki, celemek, dan baju bayi agar mudah dilipat dan disimpan.
Kantong jaring juga cocok digunakan untuk mencuci boneka atau perlengkapan bayi lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang