KOMPAS.com - Dua negara bagian di Australia, Victoria dan Tasmania menggratiskan layanan transportasi umum untuk mengatasi kenaikan harga bahan bakar (BBM) akibat konflik di Timur Tengah.
Perdana Menteri Victoria, Jacinta Allan mengatakan, layanan transportasi umum secara gratis selama sebulan mulai hari ini Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, langkah tersebut akan membuat transportasi umum menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat di tengah lonjakan harga BBM.
"Ini adalah langkah sementara untuk membantu meringankan biaya hidup. Ini akan mengurangi tekanan pada perekonomian dan membantu Anda menabung," kata dia, dikutip dari Sky News.
Allan menyadari bahwa kebijakan ini tidak akan menyelesaikan masalah kenaikan harga minyak dunia saat ini. Tetapi, dia bilang bahwa Langkah ini merupakan upaya langsung yang bisa dilakukan untuk membantu warga Victoria saat ini sembari mencari solusi.
Baca juga: Soal Kabar Harga BBM Naik, Pertamina: Nanti Tanggal 1 April Penyesuaiannya
Sementara itu, warga Tasmania akan menerima manfaat layanan transportasi umum gratis lebih lama, yakni sampai dengan 30 Juni 2026. Layanan tersebut meliputi bus hingga kapal feri.
Meski demikian, baik pemerintah Victoria maupun Tasmania belum mengindikasikan bahwa Langkah tersebut bersifat tetap.
Perdana Menteri Tasmania Jeremy Rockliff mengatakan bahwa warga negara bagian tersebut kini semakin banyak yang memilih untuk menggunakan transportasi umum daripada mengemudi kendaraan pribadi.
Data menunjukkan, penggunaan transportasi umum naik sebesar 20 persen dalam seminggu terakhir.
"Kami tahu kenaikan biaya bahan bakar berdampak pada anggaran keluarga, dan itulah mengapa kami kembali mengambil tindakan tegas dan menentukan untuk melindungi warga Tasmania," katanya, masih dari sumber yang sama.
"Kami meningkatkan dukungan kepada warga Tasmania saat mereka sangat membutuhkannya, dengan memberikan salah satu langkah penanggulangan biaya hidup paling signifikan di negara bagian ini," imbuhnya.
Di seluruh Australia, beberapa stasiun pengisian bahan bakar kehabisan stok akibat pembelian panik dan kekurangan pasokan, terutama di daerah terpencil.
Negara ini juga telah melepaskan bensin dan solar dari cadangan domestik untuk meringankan kekurangan yang memengaruhi rantai pasokan pedesaan, pertambangan, dan pertanian.
Baca juga: Berapa Harga BBM di Indonesia Saat Ini? Berikut Daftar Rinciannya
Berbeda dengan Victoria dan Tasmania, New South Wales, Western Australia, Queensland, dan South Australia menilai untuk menggratiskan layanan transportasi umum.
Pemerintah di sana mengatakan bahwa mereka sedang fokus untuk memberikan bantuan biaya hidup warganya di tengah ketegangan konflik Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.