Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Awas Keracunan, 6 Kesalahan Saat Memanaskan Ulang Makanan Sisa

Kompas.com, Diperbarui 24/03/2026, 07:48 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.com - Makanan yang sisa bisa jadi penyelamat, terutama saat kamu tidak sempat masak.

Namun, cara menyimpan dan memanaskan ulang makanan tidak boleh sembarangan. Kesalahan kecil bisa membuat makanan berbahaya karena menjadi sarang bakteri, sehingga bisa membuatmu sakit.

Kesalahan saat memanaskan ulang makanan sisa

Berikut enam kesalahan umum yang sering dilakukan saat mengolah kembali makanan sisa, plus satu mitos yang perlu diluruskan.

1. Membiarkan makanan terlalu lama di suhu ruang

Jangan biarkan makanan matang atau makanan sisa berada di suhu ruang lebih dari 2 jam. Setelah dimasak, sajikan selagi panas, yaitu pada suhu 60 derajat Celsius atau lebih tinggi. Zona bahaya pertumbuhan bakteri ada pada suhu 4 sampai 60 derajat Celsius.

Baca juga: Panduan Lengkap Menyimpan Makanan di Kulkas agar Tetap Segar Lebih Lama

Jika makanan sudah berada di suhu ruang lebih dari 2 jam, sebaiknya dibuang. Bahkan, bila suhu lingkungan lebih dari 32 derajat Celsius, makanan hanya aman dibiarkan selama 1 jam.

Untuk mendinginkan makanan lebih cepat sebelum masuk kulkas, gunakan wadah dangkal, potong makanan besar jadi bagian kecil, atau letakkan wadah di atas rendaman es sebelum disimpan.

2. Tidak menggunakan wadah kedap udara

Wadah plastik tipis atau bekas kotak takeout tidak cukup aman untuk menyimpan makanan sisa. Gunakan wadah kedap udara berkualitas baik.

Ilustrasi wadah kedap udara.Dok. Freepik/Freepik Ilustrasi wadah kedap udara.

Pilih ukuran wadah yang sesuai dengan jumlah makanan agar ruang kosong di dalamnya sedikit.

Ini membantu mencegah masuknya bakteri, menjaga kelembapan, dan menghindari bau dari makanan lain.

3. Suhu kulkas terlalu hangat

Pastikan suhu kulkas Anda 4 derajat Celsius atau lebih rendah. Banyak orang menyetel kulkas pada suhu terlalu hangat, sehingga meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri. Gunakan termometer kulkas untuk memastikan suhunya aman.

4. Menyimpan makanan sisa terlalu lama

Makanan sisa hanya aman disimpan di kulkas selama 3–5 hari. Jika lebih dari itu, sebaiknya dibuang. Untuk penyimpanan lebih lama, simpan di freezer hingga 4 bulan.

Ilustrasi kulkas, Ilustrasi menyimpan makanan di pintu kulkas. SHUTTERSTOCK/MAKESTORY STUDIO Ilustrasi kulkas, Ilustrasi menyimpan makanan di pintu kulkas.

Biasakan memberi label tanggal pada wadah makanan sisa agar mudah melacak kapan makanan dimasak. Ingat aturan sederhana: jika ragu, buang saja.

5. Tidak memanaskan hingga suhu yang cukup tinggi

Saat memanaskan ulang makanan, pastikan suhunya mencapai 74 derajat Celsius (cek dengan termometer makanan). Kuah, saus, dan sup sebaiknya dipanaskan hingga mendidih. Tutup wadah saat memanaskan untuk menjaga kelembapan dan memastikan panas merata.

Baca juga: Bagaimana Cara Memanaskan Kembali Kentang Goreng? Ini 3 Tipsnya

Jika menggunakan microwave, aduk atau balik makanan di tengah waktu pemanasan agar tidak ada bagian dingin yang berisiko jadi tempat berkembang biak bakteri.

Setelah dipanaskan, biarkan makanan diam selama 1 menit sebelum dicek suhunya.


6. Terjadi kontaminasi silang di microwave

Banyak orang menggunakan microwave untuk mencairkan daging beku. Padahal, cairan dari daging mentah bisa membawa bakteri berbahaya.

Ilustrasi microwave.Shutterstock/New Africa Ilustrasi microwave.

Jika tetap ingin mencairkan daging di microwave, gunakan piring khusus untuk daging mentah dan jangan dipakai ulang untuk makanan matang kecuali sudah dicuci dengan air panas dan sabun.

Mitos: Memanaskan kentang bisa sebabkan botulisme

Ada anggapan bahwa memanaskan ulang kentang dapat menimbulkan botulisme. Faktanya, memanaskan kentang tidak bisa menyebabkan botulisme.

Botulisme memang bisa terjadi bila kentang disimpan pada suhu hangat, karena bakteri Clostridium botulinum bisa berkembang. Namun, risiko ini bisa dicegah dengan cara:

Baca juga: Cara Bikin Kentang Mustofa Tanpa Kapur Sirih, Awet Renyah Pakai Bahan Ini

  • Cuci kentang dengan benar sebelum dimasak.
  • Segera simpan kentang matang di kulkas setelah selesai dimasak.

Untuk kentang panggang yang dibungkus aluminium foil, simpan di atas suhu 60 derajat Celsius hingga disajikan, atau dinginkan dengan melepas sedikit bungkus foil sebelum dimasukkan ke kulkas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau