Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Aroma yang Paling Dibenci Kecoak, Ampuh Usir dari Rumah

Kompas.com, 22 Oktober 2025, 11:56 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber AZ Animals

KOMPAS.com - Kecoak adalah salah satu hama rumah tangga yang paling tidak disukai. Serangga ini dikenal kuat, cepat beradaptasi, dan sulit dibasmi jika sudah berkembang biak. 

Cara paling efektif untuk mengatasi serangan kecoak bukan hanya membasminya, melainkan mencegah kecoa masuk ke rumah sejak awal. 

Salah satu metode alami yang terbukti ampuh adalah menggunakan aroma atau bau yang sangat dibenci kecoak. Beberapa tanaman dan bahan dapur memiliki aroma kuat yang bisa membuat kecoak enggan mendekat. 

Aroma yang paling dibenci kecoak 

Ilustrasi minyak esensial patchouli. SHUTTERSTOCK/AMYLV Ilustrasi minyak esensial patchouli.

Dilansir dari A-Z Animals, berikut adalah beberapa aroma yang sangat dibenci kecoak dan bisa mencegahnya masuk ke rumah.

Baca juga: Jangan Gunakan Pemutih untuk Bunuh Kecoak di Saluran Wastafel, Ini Bahayanya!

Lavender

Lavender memiliki aroma lembut dan menenangkan bagi manusia, tetapi bagi kecoak, baunya sangat menyengat. 

Tanaman ini mengandung senyawa linalool yang terbukti mampu mengusir berbagai jenis serangga, termasuk kecoak. Kamu bisa menanam lavender di sekitar rumah atau meletakkan pot kecil di dapur dan kamar mandi. 

Selain itu, minyak esensial lavender juga dapat dicampur dengan air dan digunakan sebagai semprotan alami untuk mengusir kecoak. Cukup semprotkan ke area gelap dan lembap, seperti kolong wastafel atau belakang kulkas.

Daun mint

Daun mint, terutama peppermint, mengandung senyawa menthone dan menthol yang tidak disukai kecoak. 

Baca juga: Cara Membasmi Kecoak dengan Tanah Diatom, Seberapa Efektif?

Aroma segarnya bisa membuat serangga menjauh sekaligus memberikan keharuman alami pada ruangan. 

Campurkan 10 tetes minyak peppermint dengan satu gelas air, lalu semprotkan di sepanjang dinding, celah pintu, dan area yang sering dilewati kecoak. Alternatif lain, kamu bisa menanam mint di pot kecil untuk diletakkan di dapur atau dekat jendela.

Serai

Serai sudah lama dikenal sebagai pengusir nyamuk alami, namun ternyata juga efektif untuk menghalau kecoak. 

Kandungan citronellal dan geraniol di dalamnya membuat serangga menjauh karena baunya yang tajam. 

Kamu bisa mencampurkan minyak serai wangi dengan air dan menyemprotkannya di sekitar dapur, kamar mandi, atau saluran air. Jika tidak memiliki minyak esensial, rebusan serai juga bisa digunakan dengan cara yang sama.

Baca juga: Cara Membasmi Kecoak dengan Baking Soda

Oregano

Aroma tajam dari herbal oregano menjadi salah satu yang paling dibenci kecoak. Tanaman ini memiliki kandungan senyawa karvakrol dan timol yang bersifat antiserangga. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau