Penulis
KOMPAS.com - Selain menjaga kebersihan halaman, menutup celah di dinding, serta mengendalikan hama seperti tikus, ada cara lain yang bisa dicoba untuk mencegah ular mendekat, yakni dengan memanfaatkan aroma tertentu.
Menurut para ahli, meskipun ular tidak memiliki indra penciuman seperti mamalia, mereka mampu mendeteksi zat kimia di sekitarnya melalui proses yang disebut chemoreception.
Ular menggunakan lidahnya untuk mengambil partikel dari udara, lalu memprosesnya melalui organ vomeronasal di dalam mulutnya.
Beberapa bahan alami yang mudah ditemukan di rumah diketahui memiliki aroma yang tidak disukai ular.
Baca juga: 3 Cara Ular Masuk ke Kloset dan Cara Mencegahnya
Dilansir dari Best Life, berikut ini 10 aroma yang dapat dimanfaatkan untuk mengusir ular dari lingkungan rumah.
Cuka dikenal sebagai bahan pembersih alami, tapi juga disebut efektif sebagai pengusir ular karena sifatnya yang asam.
Ular sangat sensitif terhadap zat asam dan cenderung menghindari permukaan yang memiliki aroma tersebut.
Menuangkan cuka di area tertentu, seperti jalur yang sering dilalui ular, dapat membuat hewan ini enggan melintas.
Baca juga: Pakar IPB Ungkap Penyebab Ular Piton Muncul di Sekitar Rumah
Aroma citrus seperti lemon, jeruk, dan grapefruit mengandung senyawa limonene yang tidak disukai ular.
Irisan buah jeruk dapat diletakkan di sekitar rumah atau kulitnya digosokkan di kusen pintu dan jendela untuk membantu mengurangi kemungkinan ular masuk.
Minyak kayu manis dan minyak cengkeh termasuk aroma yang direkomendasikan untuk mengusir ular.
Penelitian pada spesies tertentu menunjukkan bahwa dua minyak ini mampu memberikan efek penolakan.
Akan tetapi, penggunaannya sebaiknya dilakukan di area yang tidak bisa dijangkau hewan peliharaan.
Baca juga: 8 Tanaman Pengusir Ular yang Dapat Ditanam di Halaman Rumah
Zat naphthalene dalam kapur barus diketahui memiliki efek mengusir ular. Namun, aromanya cepat menguap sehingga perlu diaplikasikan ulang secara berkala.
Penggunaannya harus hati-hati karena naphthalene dapat bersifat racun jika tertelan oleh manusia atau hewan peliharaan.