Penulis
KOMPAS.com - Banyak orang masih ragu memelihara tanaman hias di dalam rumah karena berbagai anggapan yang beredar.
Mulai dari takut rumah jadi kotor, khawatir muncul serangga, atau menganggap perawatannya terlalu rumit. Padahal, sebagian besar anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Dengan sedikit pengetahuan dasar, merawat tanaman hias di dalam ruangan bisa menjadi kegiatan yang mudah dan menyenangkan.
Dilansir dari Homes and Gardens, berikut ini 5 mitos tentang tanaman hias indoor yang sering dipercaya, beserta penjelasannya.
Baca juga: 7 Tanaman Hias yang Tidak Beracun untuk Anjing dan Kucing, Apa Saja?
Banyak orang memilih tanaman plastik karena mengira tanaman hidup akan mengundang serangga.
Serangga yang paling sering dikaitkan dengan tanaman hias adalah lalat kecil berwarna hitam.
Akan tetapi, kemunculan serangga ini sebenarnya bukan disebabkan oleh tanaman, melainkan kondisi media tanam yang terlalu lembap. Tanah yang terlalu basah menjadi lingkungan ideal bagi lalat ini berkembang.
Untuk mencegahnya, cukup biarkan tanah mengering terlebih dahulu sebelum disiram kembali.
Umumnya, dua sentimeter bagian atas tanah perlu dibiarkan kering sebelum disiram. Meletakkan tanaman di tempat yang cukup terang dan tidak terlalu rapat dengan tanaman lain juga membantu sirkulasi udara dan mempercepat pengeringan tanah.
Baca juga: 7 Kesalahan yang Sering Dialami Pemula Saat Merawat Tanaman Hias
Jika serangga sudah terlanjur muncul, masalah ini relatif mudah diatasi dengan memperbaiki pola penyiraman.
Anggrek dikenal sebagai tanaman berbunga yang cantik, tapi juga sering dicap “sulit dirawat”.
Padahal, dengan mengikuti beberapa aturan dasar, anggrek bisa bertahan hidup selama bertahun-tahun.
Prinsip utama dalam merawat anggrek adalah tidak berlebihan, terutama dalam hal penyiraman.
Terlalu banyak air justru menjadi penyebab utama anggrek mati. Anggrek membutuhkan air lebih sedikit dibandingkan banyak tanaman hias lainnya.
Tanaman ini juga memberi tanda saat membutuhkan air. Akar udara yang berwarna keabu-abuan menandakan anggrek perlu disiram, sedangkan akar yang masih hijau berarti cadangan airnya masih cukup.
Baca juga: 6 Tanda Tanaman Hias Rusak karena Angin dan Cara Mengatasinya