Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Brokoli di Dalam Ruangan agar Terus Panen

Kompas.com, 29 Maret 2026, 08:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

Setelah tunas muncul, tanaman perlu diputar setiap hari untuk menghindari pertumbuhan yang terlalu tinggi dan kurus.

Perawatan dalam ruangan untuk bibit brokoli

Setelah bibit tumbuh, brokolo membutuhkan 16 jam cahaya setiap hari. Jaga agar lampu berada 5 hingga delapan sentimeter di atas tanaman dan jaga tanah tetap lembap, tetapi tidak basah.

Setelah sepasang daun sejati pertama muncul, mulailah memupuk setiap minggu dengan pupuk organik yang larut dalam air dan diencerkan hingga setengah kekuatannya.

Tunas brokoli akan mencari sumber cahaya apa pun yang tersedia dan rentan menjadi terlalu tinggi dan kurus. 

Baca juga: 5 Tanaman Sayur dan Buah yang Makin Subur Jika Sering Dipetik 

Hal ini dapat terjadi bahkan dengan lampu tumbuh dan menghasilkan batang yang lemah, yang tidak mampu menopang daun besar.

Atasi masalah ini dengan menurunkan lampu tumbuh atau memindahkan tanaman ke jendela yang menghadap barat.

Hentikan pemupukan dan turunkan suhu ruangan hingga 15 derajat Celsius. Kipas angin, yang ditempatkan untuk memberikan aliran udara yang lembut, membantu memperkuat batang.

Menanam bibit brokoli di luar ruangan

Bibit dapat ditanam di kebun dua hingga empat minggu sebelum embun beku terakhir di daerah kamu setelah suhu tanah mencapai 10 derajat Celsius.

Bibit dapat mentoleransi embun beku ringan dengan suhu serendah -2 derajat Celsius setelah dikuatkan. Kamu perlu menghitung mundur waktu dari tanggal embun beku terakhir. Tambahkan beberapa hari hingga seminggu untuk proses penguatan bibit.

Contohnya, tanggal embun beku terakhir pada 1 Mei, berarti tanam bibit brokoli di kebun dari 1 April hingga 15 April.

Mulailah menempatkannya di luar ruangan selama beberapa jam, kemudian tingkatkan durasinya selama beberapa hari. 

Baca juga: 10 Tanaman Sayur yang Dapat Ditanam dan Tumbuh Subur di Pot 

Pada saat penanaman, tanaman harus memiliki tinggi sembilan hingga 14 sentimeter dengan batang yang kokoh serta tiga hingga lima pasang daun sejati.

Jarak tanam antarbibit 24 sampai 32 sentimeter dengan jarak minimal 60 sentimeter antarbaris. Daun pada tanaman dewasa dapat membentang hingga 90 sentimeter, jadi jangan pelit dalam hal jarak tanam.

Letakkan bibit pada ketinggian yang sama atau sedikit lebih rendah daripada di dalam pot dan padatkan tanah agar tanaman tetap tegak.

Jika batang cenderung miring atau roboh, kubur bibit hingga mencapai sepasang daun pertama. Ini membantu mengembangkan sistem akar dangkal untuk penyangga lebih baik.

Kondisi pertumbuhan brokoli

Brokoli tumbuh paling baik di tanah yang kaya nutrisi dan mudah mengalirkan air dengan sinar matahari langsung selama enam hingga delapan jam setiap hari.

Jaga kelembapan tanah dan beri pupuk dengan produk seimbang yang kaya nitrogen, seperti NPK 10-10-10. Tambahkan pupuk butiran pada saat penanaman dan tiga minggu setelah penanaman untuk mendorong pertumbuhan batang yang kuat dan kepala yang besar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau