Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menyuburkan Tanaman Pothos dengan Ampas Kopi

Kompas.com, 30 Maret 2026, 21:37 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Banyak tanaman mendapat manfaat dari penggunaan pupuk ampas kopi, termasuk pothos. 

Ampas kopi dapat bertindak sebagai pupuk lepas lambat yang menyuburkan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. 

Baca juga: Cara Memupuk Tanaman Sirih Gading dengan Ampas Kopi, Daun Jadi Rimbun

"Ampas kopi tidak hanya membantu tanaman pothos menghasilkan batang yang kuat dan daun yang sehat, tapi juga mempertahankan warna daun yang cerah dan struktur yang kuat," ucap Lucie Bradley, pakar tanaman dari Easy Garden Irrigation. 

Selain itu, kandungan mikronutrien pada ampas kopi, seperti kalium, fosfor, kalsium, dan magnesium, dapat memperbaiki struktur tanah, meningkatkan retensi kelembapan, sekaligus meningkatkan kadar nutrisi dan ketahanan terhadap hama dan penyakit. 

Namun, penggunaan ampas kopi pada tanaman pothos tidak boleh sembarangan. Jika terlalu sering atau dalam jumlah berlebihan, bisa merusak tanaman.

Kapan tanaman pothos harus diberi pupuk ampas kopi? 

Ilustrasi tanaman sirih gading atau pothos.Unsplash/feeypflanzen Ilustrasi tanaman sirih gading atau pothos.
Waktu terbaik memberikan pupuk ampas kopi pada tanaman pothos di rumah adalah setiap dua sampai empat bulan sekali. 

“Penting tidak terlalu sering menggunakan ampas kopi. Meski termasuk bahan alami, jika terlalu sering dapat menyebabkan tanah menjadi lebih cepat padat dan tidak baik untuk pertumbuhan,” kata Bradley.

Selain ditaburkan di permukaan tanah, ampas kopi juga bisa dijadikan pupuk cair, menjadi alternatif penggunaan yang lebih ringan dan dapat dilakukan setidaknya satu bulan sekali. 

Baca juga: 7 Manfaat Merawat Tanaman Pothos di Rumah

Cara membuat pupuk dari ampas kopi 

  • Pupuk yang diaplikasikan langsung ke tanah 

Untuk menggunakan ampas kopi bekas sebagai pupuk lepas lambat pada tanaman photos, coba ikuti berikut ini.

1. Sebarkan ampas kopi bekas di atas loyang atau kertas roti dan biarkan mengering selama beberapa hari.

2. Setelah kering, taburkan ampas kopi di atas permukaan tanah yang ada. Pastikan lapisan ini sangat tipis, hampir seperti taburan debu.

3. Hindari menaburkan bubuk kopi pada bagian batang photos. 

4. Sebagai alternatif lain, campurkan sedikit ampas kopi ke bagian atas tanah agar lebih merata dan tidak menggumpal saat disiram.

  • Pupuk cair

Untuk memanfaatkan ampas kopi pada tanaman pothos yang ditanam di air, Bradley merekomendasikan langkah-langkah berikut:

1. Campurkan 40-50 gram ampas kopi bekas ke dalam sekitar lima liter air.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau