Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harapan Ketum PBTI Richard Tampubolon Lihat Atlet Taekwondo Indonesia Lolos Olimpiade

Kompas.com, 15 Maret 2026, 10:39 WIB
Indra Citra Sena,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon mengungkap keinginan melihat atlet Indonesia berlaga di Olimpiade LA 2028.

Harapan ini dilontarkan saat menggelar buka puasa bersama perwakilan Atlet Taekwondo Nasional Indonesia termasuk para Pengurus dan Pelatih dari PBTI, bertempat di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Richard Tampubolon mengingatkan bahwa keberhasilan itu pasti ada proses dan tidak ada keberhasilan tanpa proses. 

Untuk itu, seluruh atlet diminta menjaga diri baik-baik, semua berproses, tetap bekerja keras dan latihan dengan sungguh-sungguh agar meraih prestasi yang gemilang. 

Baca juga: Buah Diplomasi KOI, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Berpotensi Raih Emas di Olimpiade 2028

“Para pengurus dan pelatih akan berupaya keras memberi dukungan, baik atlet poomsae beregu putra (poomsae), individual putra putri (Kyorugi) untuk tetap semangat berlatih dan memberikan yang terbaik sehingga mencapai hasil yang maksimal bagi Taekwondo Indonesia,” ujarnya.

Siap Gelar Indonesia Open Championship

Seperti diketahui bahwa Indonesia akan menyelenggarakan event bergengsi se-Asia, Indonesia Open Championship, dengan 15 negara peserta pada Agustus mendatang. 

Di event tersebut, Wakil Sekjen PBTI, Sanim Irene, mendapat kepercayaan terpilih menjadi wasit internasional. Federasi juga telah menggaet pelatih dari luar negeri, yaitu Mr. Evan. 

Suasana acara buka puasa bersama perwakilan Atlet Taekwondo Nasional Indonesia termasuk para Pengurus dan Pelatih dari PBTI, bertempat di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).PBTI Suasana acara buka puasa bersama perwakilan Atlet Taekwondo Nasional Indonesia termasuk para Pengurus dan Pelatih dari PBTI, bertempat di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

“Saya minta para atlet tetap fokus pada kejuaraan-kejuaraan yang sudah disiapkan, dan semoga menjadi harapan baru serta pencapaian baru Gold medals di event internasional,” jelas Richard Tampubolon.

Baca juga: Erick Thohir Temui Atlet Kickboxing yang Berani Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual

Inspirasi Juana Wangsa Putri

Ketum PBTI berharap ada regenerasi sekaligus prestasi tinggi taekwondo seperti 22 tahun sebelumnya yaitu Indonesia bisa mencapai Olimpiade.

Kala itu, atlet taekwondo putri, Juana Wangsa Putri, berangkat mewakili Indonesia dalam dua edisi beruntun, yakni Olimpiade Sydney 2000 dan Olimpiade Athena 2004.

Mengakhiri sambutannya, Ketum PBTI Richard Tampubolon menyampaikan ‎selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026 bagi yang merayakan. 

"Untuk para atlet yang akan pulang kampung, sampaikan salam hormat saya kepada keluarga," tandas Richard Tampubolon. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau