Penulis
KOMPAS.com - Pemerintah Vietnam mengambil langkah cepat dengan memangkas berbagai pajak bahan bakar untuk menekan lonjakan harga energi yang dipicu perang di Timur Tengah.
Kebijakan ini mencakup penghapusan sementara pajak perlindungan lingkungan serta penyesuaian sejumlah komponen pajak lainnya.
Langkah tersebut diambil untuk menjaga stabilitas pasar energi domestik sekaligus memastikan pasokan bahan bakar tetap aman.
Baca juga: Soal Kabar Harga BBM Naik, Pertamina: Nanti Tanggal 1 April Penyesuaiannya
Kebijakan ini mulai berlaku sejak tengah malam 26 Maret hingga 15 April 2026, dikutip dari VN Express pada Jumat (27/3/2026).
Pemerintah Vietnam menetapkan pajak perlindungan lingkungan untuk bensin, solar, dan bahan bakar jet menjadi nol persen selama periode kebijakan berlaku.
Keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Perdana Menteri Pham Minh Chinh sebagai respons terhadap kondisi global yang tidak stabil.
Pemerintah juga membebaskan bahan bakar dari kewajiban deklarasi dan pembayaran pajak pertambahan nilai (PPN).
Perusahaan tetap diizinkan untuk mengeklaim pengurangan PPN masukan meskipun pembebasan diberlakukan.
Pajak konsumsi khusus untuk bensin turut ditetapkan sebesar nol persen sebagai bagian dari paket kebijakan.
Baca juga: Berapa Harga BBM di Indonesia Saat Ini? Berikut Daftar Rinciannya
Distributor dan importir tidak lagi diwajibkan melaporkan maupun membayar PPN atas bahan bakar selama kebijakan ini berjalan.
Aturan perpajakan lain di luar kebijakan ini tetap mengikuti ketentuan hukum yang berlaku di Vietnam.
Pemerintah diwajibkan melaporkan setiap penyesuaian tarif pajak bahan bakar kepada Majelis Nasional paling lambat 30 Maret 2026.
Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari resolusi pemerintah yang memberi kewenangan kepada Perdana Menteri untuk menyesuaikan pajak BBM demi kepentingan nasional.
Pemangkasan pajak tersebut berdampak langsung pada penurunan harga bahan bakar di Vietnam.
Kementerian Perdagangan Vietnam menyebut harga bensin turun sekitar 26 persen setelah kebijakan diberlakukan.