KOMPAS.com – Mencuci pakaian terlalu sering ternyata tidak selalu baik. Selain dapat mempercepat kerusakan serat kain, kebiasaan ini juga dapat memperpendek usia pakai pakaian.
Padahal, menjaga pakaian tetap bersih dan higienis memang penting untuk mencegah bau tidak sedap, iritasi kulit, maupun infeksi.
Namun, tidak semua jenis pakaian harus langsung dicuci setelah sekali dipakai. Misalnya, pakaian olahraga perlu segera dicuci setelah selesai digunakan. Namun, sweater masih bisa dipakai beberapa kali sebelum dicuci.
Baca juga: 8 Aturan Mencuci Pakaian yang Benar agar Lebih Bersih dan Harum
Scott Schrader, ahli kebersihan di CottageCare, perusahaan layanan kebersihan rumah ramah lingkungan di Amerika Serikat, mengatakan bahwa beberapa pakaian masih aman digunakan kembali selama tidak berbau, bernoda, atau basah oleh keringat.
Schrader menyarankan untuk menyegarkan pakaian dengan cara menguapkannya, mengangin-anginkan, atau menjemurnya di bawah sinar matahari sebagai alternatif sebelum dicuci.
Dikutip dari laman Real Simple (9/3/2026), berikut sejumlah jenis pakaian yang tidak perlu langsung dicuci setiap kali dipakai.
Celana jeans menjadi salah satu pakaian yang digemari berbagai kalangan dan sering digunakan karena itu pakaian ini paling sering dicuci berlebihan. Padahal, cukup dengan menjemurnya atau membersihkan nodanya saja sudah cukup.
"Denim merupakan bahan yang sangat kuat. Cuci bahan jeans hanya saat benar-benar kotor atau cuci setiap empat hingga enam kali pemakaian. Cara ini akan menjaga warna denim dan umur kainnya," kata Schrader.
Selanjutnya, terlalu sering mencuci sweater dapat membuat serat-seratnya lebih cepat merenggah, terutama jika salah dalam mencuci.
Baca juga: 6 Kesalahan Menyetrika Pakaian yang Bikin Cepat Kusut dan Rusak
Karena itu, Schrader mengatakan sweter dan kardigan tidak perlu dicuci setelah setiap kali dipakai.
Pakaian ini biasanya dikenakan di atas pakaian lain, artinya tidak bersentuhan langsung dengan permukaan kulit yang berkeringat atau berminyak.
Cuci hanya jika pakaian tersebut kotor dan bernoda atau bila sweater tampak kotor. Cuci hanya perlu mencucinya setelah setiap lima hingga tujuh kali pemakaian.
Pakaian ini mirip seperti sweater karena digunakan sebagai outer (pakaian luar). Karena itu, jaket dan blazer tidak perlu dicuci sesering kaos.
Selain itu, jaket dan blazer seringkali memiliki bentuk yang lebih kaku dan terstruktur yang tidak cocok untuk dicuci terlalu rutin dan sering kali membutuhkan pencucian khusus.
Baca juga: 7 Mitos Mencuci Pakaian yang Bikin Kain Cepat Rusak, Jangan Dipercaya
Alih-alih selalu dicuci setiap selesai dipakai, Schrader merekomendasikan untuk membersihkan melalui dry cleaning saja. Cuci hanya setiap 5-10 kali pemakaian.