Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi 7 Ide Makanan Berbahan Dasar Durian yang Perlu Kamu Coba

Kompas.com, 31 Maret 2026, 16:31 WIB
Afif Khoirul Muttaqin,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

Sumber Tasteatlas

KOMPAS.COM –  Durian memang selalu berhasil membagi dunia menjadi dua kubu, mereka yang sangat menyukainya atau mereka yang lari menjauh. 

Namun, bagi para Durian Lovers, menikmati buah ini secara langsung terkadang belum cukup.

Tahukah kamu kalau durian adalah salah satu buah paling fleksibel untuk diolah? Platform kuliner global TasteAtlas bahkan merilis daftar olahan durian terbaik yang diakui secara internasional. 

Mulai dari camilan manis hingga hidangan fermentasi yang unik, durian bisa disulap menjadi mahakarya kuliner.

Baca juga: Mengenal Tempoyak, Fermentasi Durian Jambi yang Ubah Kari Ayam Jadi Luar Biasa

Penasaran apa saja olahan durian yang wajib masuk daftar bucket list masakmu? Yuk, kita intip 7 ide olahan durian yang bakal bikin lidah bergoyang!

Berdasarkan kurasi dari TasteAtlas, berikut adalah ide olahan durian yang perlu kamu coba buat di rumah:

1. Es krim durian

Ini adalah olahan paling populer secara global. Tekstur durian yang secara alami sudah berlemak dan buttery membuatnya sangat mudah menyatu dengan adonan susu dan krim.

Ilustrasi es krim durian dan daging buah durian. SHUTTERSTOCK/FINCHFOCUS Ilustrasi es krim durian dan daging buah durian.

Es krim durian memberikan sensasi dingin yang menyeimbangkan sifat "panas" dari buah durian itu sendiri.

2. Tempoyak

Berasal dari tradisi Melayu dan Indonesia (Sumatera & Kalimantan), tempoyak adalah hasil fermentasi durian.

Ilustrasi gulai durian ikan patin tempoyak, penganan khas Jambi.Shutterstock/Levin2026 Ilustrasi gulai durian ikan patin tempoyak, penganan khas Jambi.

Menurut TasteAtlas, tempoyak memberikan dimensi rasa asam dan gurih yang unik. Kamu bisa mengolahnya menjadi sambal atau bumbu dasar pepes ikan.

Baca juga: 8 Kuliner Legendaris Purbalingga: Tempe Mendoan hingga Es Durian Langganan SBY

3. Ketan durian

Hidangan klasik asal Thailand dan Indonesia ini menggabungkan gurihnya santan, kenyalnya ketan, dan manisnya saus durian.

Ilustrasi ketan durian yang gurih dan manis. SHUTTERSTOCK/SRI WIDYOWATI Ilustrasi ketan durian yang gurih dan manis.

Ini adalah ide dessert yang paling aman dan pasti disukai banyak orang.

4. Pancake durian

Populer di Medan, pancake durian menawarkan sensasi makan durian tanpa repot.

Pancake durian memiliki tekstur yang lembut sekaligus rasa manis khas durian.canva.com Pancake durian memiliki tekstur yang lembut sekaligus rasa manis khas durian.

Daging durian murni dibalut dengan krim kocok (whipped cream) dan kulit dadar tipis yang lembut. Sangat cocok disajikan dalam keadaan dingin!

Baca juga: Malaysia Sebut Durian Musang King Resmi Milik Mereka, Apa Alasannya?


5. Lempok durian (dodol durian)

Jika kamu punya banyak stok durian, membuat lempok adalah pilihan cerdas. Lempok hanya menggunakan daging durian dan sedikit gula yang dimasak lama hingga kenyal.

Ini adalah cara tradisional untuk mengawetkan durian agar tahan berbulan-bulan.

6. Durian Crepes

Versi lebih modern dari olahan durian. Kamu bisa membuat lapisan crepe tipis yang ditumpuk dengan pastry cream rasa durian.

Teksturnya yang ringan membuatnya menjadi camilan mewah pendamping kopi atau teh.

Baca juga: Bolehkan Bawa Durian Boleh ke Kamar Hotel? Ini Jawabannya

7. Bolu gulung durian

Ingin hidangan yang lebih mengenyangkan? Gunakan durian sebagai filling atau isian bolu gulung.

Aroma durian akan meresap ke dalam pori-pori kue, memberikan sensasi wangi yang menggugah selera saat kue dipotong.

Ilustrasi bolu gulung.
Dok. Shutterstock/Michaelnero Ilustrasi bolu gulung.

Agar olahanmu tidak gagal, pastikan menggunakan durian yang sudah matang sempurna namun tidak terlalu berair (benyek). 

Menurut para pakar kuliner, jenis durian dengan semburat rasa pahit seperti Musang King atau durian lokal Medan seringkali menghasilkan rasa yang lebih nendang saat dimasak dibandingkan durian yang hanya manis saja.

Durian bukan hanya soal makan buah dari bijinya. Dengan sedikit kreativitas, kamu bisa mengubahnya menjadi berbagai hidangan berkelas dunia seperti yang direkomendasikan oleh TasteAtlas.

Baca juga: 8 Cara Pilih Durian Matang, Dagingnya Manis dan Tebal

Namun, ingat pesan pakar kesehatan: tetap jaga porsi agar manfaat nutrisinya tetap optimal bagi tubuh. Mana yang mau kamu eksekusi duluan di dapur? Selamat mencoba, Sobat Kuliner!

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau