Banyak pembersih kamar mandi dan kloset mengandung asam yang dapat menghasilkan gas klorin jika dicampur dengan pemutih. Hal ini dapat menyebabkan masalah pernapasan serta mengiritasi mata dan hidung.
Ilustrasi lemon.Namun, hindari mencapur lemon dengan pemutih karena bersifat asam, yang dapat menghasilkan gas klorin yang beracun.
Baca juga: Cara Membuat Larutan Pembersih Lantai Sendiri di Rumah
Pembersih oven cukup kuat untuk digunakan sendiri sehingga tidak perlu mencampur dengan produk lainnya, seperti pemutih.
Mencampur pembersih oven dan pemutih dapat menghasilkan gas klorin yang menyebabkan batuk, masalah pernapasan, serta iritasi mata.
Meski dapat digunakan secara bersamaan saat membersihkan meja dapur dengan menyemprotkan masing-masing produk secara bergantian, lalu membilas permukaannya, hidrogen peroksida dan cuka tidak boleh dicampur dalam wadah yang sama.
Mencampur dua bahan ini akan menghasilkan asam perasetat, yang berpotensi beracun dan dapat mengiritasi kulit, mata, serta sistem pernapasan.
Baca juga: 5 Produk Pembersih Rumah yang Ramah Lingkungan
Ilustrasi baking soda. Jadi, baking soda dan cuka menjadi bahan pembersih yang tidak boleh dicampur karena hanya meniadakan efek satu sama lain secara kimiawi.
Gelembung yang dihasilkan mungkin cukup membantu mengangkat sebagian kerak atau membuat saluran pembuangan bergerak cepat, tetapi campuran itu sendiri tidak akan benar-benar membersihkan kotoran apa pun.
Baca juga: 5 Bahan Pembersih yang Dapat Digunakan untuk Mengepel Lantai
Terakhir, bahan pembersih yang tidak boleh dicampur adalah cuka dan sabun castile. Kombinasi ini tidak menimbulkan bahaya, tapi tidak menghasilkan pembersih yang lebih efektif.
Sebaliknya, cuka merusak kestabilan sabun, mengubahnya menjadi campuran kental dan berminyak yang sulit digunakan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang