Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Bahan Pembersih yang Tidak Boleh Dicampur, Bahaya

Kompas.com, 10 Desember 2024, 09:22 WIB
Dena Sari Dewi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Banyak pembersih kamar mandi dan kloset mengandung asam yang dapat menghasilkan gas klorin jika dicampur dengan pemutih. Hal ini dapat menyebabkan masalah pernapasan serta mengiritasi mata dan hidung.

Lemon dan pemutih

Ilustrasi lemon.Shutterstock/Africa Studio Ilustrasi lemon.
Lemon dapat menjadi bahan pembersih rumah tangga yang efektif, seperti menyegarkan microwave dan menghilangkan noda dari talenan.

Namun, hindari mencapur lemon dengan pemutih karena bersifat asam, yang dapat menghasilkan gas klorin yang beracun. 

Baca juga: Cara Membuat Larutan Pembersih Lantai Sendiri di Rumah 

Pembersih oven dan pemutih

Pembersih oven cukup kuat untuk digunakan sendiri sehingga tidak perlu mencampur dengan produk lainnya, seperti pemutih.

Mencampur pembersih oven dan pemutih dapat menghasilkan gas klorin yang menyebabkan batuk, masalah pernapasan, serta iritasi mata.

Hidrogen peroksida dan cuka

Meski dapat digunakan secara bersamaan saat membersihkan meja dapur dengan menyemprotkan masing-masing produk secara bergantian, lalu membilas permukaannya, hidrogen peroksida dan cuka tidak boleh dicampur dalam wadah yang sama.

Mencampur dua bahan ini akan menghasilkan asam perasetat, yang berpotensi beracun dan dapat mengiritasi kulit, mata, serta sistem pernapasan. 

Baca juga: 5 Produk Pembersih Rumah yang Ramah Lingkungan 

Baking soda dan cuka

Ilustrasi baking soda. Shutterstock/ThamKC Ilustrasi baking soda.
Baking soda dan cuka adalah bahan pembersih alam yang sering digunakan. Namun, cuka bersifat asam, sedangkan baking soda bersifat basa.

Jadi, baking soda dan cuka menjadi bahan pembersih yang tidak boleh dicampur karena hanya meniadakan efek satu sama lain secara kimiawi.

Gelembung yang dihasilkan mungkin cukup membantu mengangkat sebagian kerak atau membuat saluran pembuangan bergerak cepat, tetapi campuran itu sendiri tidak akan benar-benar membersihkan kotoran apa pun. 

Baca juga: 5 Bahan Pembersih yang Dapat Digunakan untuk Mengepel Lantai 

Cuka dan sabun castile

Terakhir, bahan pembersih yang tidak boleh dicampur adalah cuka dan sabun castile. Kombinasi  ini tidak menimbulkan bahaya, tapi tidak menghasilkan pembersih yang lebih efektif.

Sebaliknya, cuka merusak kestabilan sabun, mengubahnya menjadi campuran kental dan berminyak yang sulit digunakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau