Ilustrasi detergen bubuk.Untuk alasan kesehatan, sebagian orang menganggap bahwa penting untuk mencuci pakaian setiap kali digunakan.
Padahal, Lewenhaupt menyebut hal ini justru mempercepat keausan pada pakaian. “Proses pencucian menyebabkan keausan, jadi sebaiknya coba metode alternatif untuk menyegarkan pakaian jika memungkinkan," imbuh Lewenhaupt.
Karena itu, Lewenhaupt menyarankan melakukan penguapan dengan steamer, menghilangkan noda secara spesifik, atau menggunakan semprotan kain agar pakaian bisa dicuci lebih jarang.
Baca juga: 6 Dampak Buruk Mencuci Pakaian dengan Air Sadah
Air panas dianggap dapat membuat hasil cucian lebih bersih karena mampu mengangkat noda membandel.
Namun, Yokoji menyebut penggunaan air dingin atau sejuk juga tetap optimal mengangkat noda, asalkan memilih detergen yang tepat.
“Meski air panas bermanfaat untuk barang-barang yang sangat kotor, hal ini tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk sebagian besar cucian," tambah Alicia Sokolowski, ahli pencucian sekaligus presiden dan co-CEO AspenClean.
Suhu tinggi dapat memudarkan warna kain, menyusutkan serat alami, seperti katun, dan melemahkan struktur kain seiring waktu.
Lewenhaupt merekomendasikan menggunakan suhu air sekitar 30 derajat Celsius untuk mencuci pakaian olahraga, pakaian yang terbuat dari campuran sintetis, barang-barang halus, serta pakaian dan kain yang tidak terlalu kotor.
Cuka dikenal efektif menghilangkan bau dan melembutkan kain.
"Meski banyak orang percaya cuka adalah solusi alami untuk masalah ini, sebenarnya tidak terlalu efektif untuk masalah cucian, bahkan dapat menghambat kinerja detergen,” Romine
Cuka memiliki pH lebih rendah daripada detergen dan dapat mengganggu pembersihan ketika ditambahkan ke siklus pencucian serta menyebabkan noda pada pakaian atau penumpukan kotoran.
Baca juga: Jumlah Detergen yang Tepat untuk Mencuci Pakaian, Jangan Asal
Untuk hasil optimal, sebaiknya gunakan detergen berkualitas tinggi yang diformulasikan khusus untuk pembersihan dan pengendalian bau yang efektif.
Menurut Yokoji, untuk menjaga mesin cuci tetap bersih di antara pencucian, biarkan pintu terbuka untuk mencegah jamur dan bau, dan biarkan laci detergen terbuka agar kering setelah setiap pencucian.
Selain itu, penting membersihkan karet segel pintu untuk menghilangkan kelembapan dan kotoran yang terperangkap.